Halaman

Rabu, 23 Oktober 2013

#Tenanglah_Jiwa


Malam semakin gelap keheninganpun semakin terasa, detakan dari jam dinding itu semakin menggema lalu muncul aluanan suara cecak dari balik jam itu menyatu dalam irama keheningan malam seakan memberi isyarat bag alaram yang menandakan adanya sesautu. Entah ada apa tiba-tiba simponi heningnya malam itu membuatku terjaga dari tidur yang tak kusengaja lakukan, dengan beratnya kucoba menggiring sepasang bola mata kearah detakan jam yang terdengar kencang ditelingaku, pukul 02.06 jelas terlihat disana.

Gelombang gamma ottakku pun mulai berpindah ke gelombang beta sehingga ditengah keheningan malam yang tidak biasanya, dirikupun menjadi sadar sepenuhnya bahwa letihku telah membuatku lupa tuk bertemu pada-Nya melalui shalat isya... Astagfirullahulazim... aku belum melaksanakan kewajiban itu jeritku dalam hati... akupun mulai beranjak tuk mengambil wudhu membasuh anggota tubuh dengan sentuhan dinginnya air dikeheningan malam itu lalu kubersegera bercengkrama dengan-Nya.

Malam 24 okteber tidaklah seperti malam biasanya, bagiku rabu malam ini serasa ada yang spesial dari beberapa malam sebelumnya, sebenarnya aku tak mengerti dimana spesialnya malam ini namun kesyukuranku atas Khusukku telah mengubah susana hatiku yang beberapa malam sebelumnya dilanda kegalauan yang memotivasi diriku menggoreskan pena pada tulisan “#RintihanHati”. Mungkin jawaban yang aku cari itu mulai menemui titik terang, bahwa sebenarnya Engkaulah yang seharusnya kutemukan ya Rabb "bukan dia ataupun diriku". setidaknya ketenangan jiwa yang selama ini terusik mulai terpulihkan dari sakitnya. Alhamdulillah... terima kasih ya Rabb atas segala nikmat yang Engkau berikan.

Kumohon ampunan-Mu atas kelemahan hatiku menerima ujian-Mu selama ini ya Rabb... Pantaskah diriku mengeluh pada-Mu ataukah hanya rasa syukurlah yang seharusnya ku panjatkan pada-Mu ya Rabb.. setidaknya “rintihan hati” itu adalah sebagian dari tanda kebesaran-Mu yang seharusnya menenangkan jiwaku...


Alhamdulillah... aku mulai mengerti akan Kebesaran-Mu
#TenanglahJiwa Nak Rantau... by: Mr. @ndi

Tidak ada komentar: